INTERNET PROTOCOL

Televisi Protokol Internet (Internet Protocol Television) yang selanjutnya disingkat IPTV adalah teknologi yang menyediakan layanan konvergen dalam bentuk siaran radio dan televisi, video, audio, teks, grafik, dan data yang disalurkan ke Pelanggan melalui jaringan protokol internet yang dijamin kualitas layanannya, keamanannya, kehandalannya, dan mampu memberikan layanan komunikasi dengan Pelanggan secara 2 (dua) arah atau interaktif dan real time dengan menggunakan pesawat televisi standar dan/atau alat telekomunikasi yang menggunakan media audio visual. Untuk layanan penyiaran (pushed services). Penyelenggara harus menyediakan paling rendah 10% (sepuluh persen) dari kapasitas saluran untuk menyalurkan Konten produksi dalam negeri. Untuk layanan multimedia (pulled services dan interactive services), Penyelenggara harus menyediakan Konten produksi dalam negeri paling rendah sebesar 30% (tiga puluh persen) dari koleksi Konten (content library) yang dimiliki. Jumlah Penyedia Konten Independen dalam negeri yang berkontribusi dalam penyelenggaraan layanan IPTV paling rendah sebesar 10% (sepuluh persen) dari banyaknya penyedia Konten di dalam koleksi Konten (content library) milik Penyelenggara dan secara bertahap ditingkatkan paling rendah menjadi 50% (lima puluh persen) dalam jangka waktu 5 (lima) tahun…

  1. PM Kominfo No.5 Tahun 2017 Tentang Perubahan Keempat atas Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 26/PER/M.KOMINFO/5/2007 Tentang Pengamanan Pemanfaatan Jaringan Telekomunikasi Berbasis Protokol Internet
  2. Penyelenggaraan Layanan Televisi Protokol Internet (Internet Protocol Television)
  3. Pengelolaan Nomor Protokol Internet
  4. PM Kominfo No.13 Tahun 2014 Tentang Kebijakan Roadmap Penerapan IPV6 Di Indonesia
  5. PM Kominfo No.15 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Komunikasi Dan Informatika Nomor: 11/Per/M.Kominfo/07/ 2010 Tentang Penyelenggaraan Layanan Televisi Protokol Internet (Internet Protocol Television/IPTV)
%d blogger menyukai ini: